FIQIH KEMASJIDAN Dalam Memahami Managemen Masjid Yang Islami
KULIAH SUBUH MESJID RAYA PULO ASEM
Ustd H Syaiful Akib, Lc, MA
FIQIH KEMASJIDAN Dalam Memahami Managemen Masjid Yang Islami
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَاَ قَا مَ الصَّلٰوةَ وَاٰ تَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ فَعَسٰۤى اُولٰٓئِكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
innamaa ya’muru masaajidallohi man aamana billaahi wal-yaumil-aakhiri wa aqoomash-sholaata wa aataz-zakaata wa lam yakhsya illalloh, fa ‘asaaa ulaaa-ika ay yakuunuu minal-muhtadiin
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 18)
Bagaimana cara kita memakmurkan Masjid?
Makna Masjid secara Bahasa dan Sosial :
Masjid, pengertiannya secara etimologis merupakan isim makan dari kata “sajada-yasjudu sujudan-“, yang artinya tempat sujud dalam rangka beribadah kepada Allah SWT, sehingga dimana kita sujud untuk menyembah Allah adalah masjid. Sebagaimana Sabda Nabi saw: “Dijadikan bagiku seluruh bumi sebagai tempat sujud (masjid) dan tanahnya dapat digunakan untuk bersuci…” (HR.Muslim)
Hadits: Sesungguhnya posisi terdekat seorang hamba dengan Allah adalah ketika sujud, untuk itu berdoalah.
Pengertian masjid secara sosiologis, yang berkembang pada masyarakat Islam Indonesia, dipahami sebagai suatu tempat atau bangunan tertentu yang diperuntukkan bagi orang-orang muslim ‘untuk mengerjakan ibadah (makhdoh at mu’amalah).
APA KEGIATAN DI MASJID?
Minimal ada 6 jenis kegiatan di Masjid, sebagaimana telah terjadi pada masa Nabi SAW dengan para sahabat:
- Tempat ibadah Mahdhoh seperti Shalat baik fardhu atau sunah dan I’tikaf.
- Sebagai pusat pendidikan dan pengajaran Islam, Nabi SAW sering menerima wahyu dalam Mesjid Madinah dan mengajarkannya pada para sahabat dalam berbagai hal.
- Sebagai pusat Informasi Islam.
- Tempat menyelesaikan perkara dan pertikaian.
- Masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi.
- Sebagai pusat kegiatan sosial dan politik.
SOSOK MASJID MASA DEPAN
Pada milenium ke 3, sosok masjid harus lebih menaik baik dari sisi fisik dan sarananya, juga tidak kalah pentingnya tentang manajemen kegiatannya.
Seperti:
- Sarana fisik yang memadai dan bersih sehingga membuat jamaah betah berdiam diri di masjid.
- Sebagai tempat ibadah mahdhoh yang representatif.
- Sebagai tempat pendidikan yang berkualitas.
- Sebagai pusat informasi Islam dikelola secara modern dengan media internet.
- Pusat kegiatan dakwah dengan lembaga dakwahnya.
- Pusat penyelesaian masalah tempat konsultasi.
- Sebagai pusat layanan sosial yang Islami.
TUGAS DKM / TAKMIR MESJID
- Al Imarah, membangun secara fisik dan mental.
- Ar Ri’ayah memelihara.
- Al Idarah, me manage administrasi.
BAGAIMANA SIKAP JAMAAH?
- Mendukung Program DKM.
- Memberikan masukan dan saran positif.
- Berkontribusi Dana dan Prasarana.
DALIL DALIL MEMAKMURKAN NYA
Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda: “Shalat berjamaah seorang laki-laki pahalanya dua puluh lima kali lebih besar daripada shalatnya di rumah atau di tokonya. Itu karena ketika dia berwudhu dengan benar dan kemudian pergi ke masjid, tidak ada yang memotivasinya selain shalat. Dia tidak mengambil satu langkah pun tanpa langkahnya diangkat satu derajat dan dosanya dihapuskan. Dan ketika dia shalat, para malaikat terus berdoa untuknya selama dia berada di tempat shalatnya.” Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepadanya. Ya Allah, kasihanilah dia. Dan salah seorang dari kalian tetap dalam shalat selama dia menunggu waktu shalat. (Al-Bukhari)
Berdasarkan riwayat Salim bin Abdullah, dari ayahnya, dan dari Nabi Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallam: “Jika seorang wanita meminta izin kepada salah seorang dari kalian, janganlah kalian menghalanginya.” (Al-Bukhari)
Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam: “Barang siapa yang pergi ke masjid pada waktu subuh atau waktu sore, maka Allah akan menyiapkan tempat yang mulia di Surga baginya setiap kali ia pergi pada waktu subuh atau waktu sore.” (Muslim)
